Tuesday, June 22, 2010

Puisi Terbaru

Puisi terbaru Juni 2010 - Kumpulan puisi terbaru ini merupakan puisi kiriman dari para sahabat dan pengunjung blog ini. Kalau kamu ingin puisi kamu tampil di sini, silahkan kirimkan puisi kamu melalui form pengiriman dalam Kirim Puisi.



Setiap puisi yang terkirim akan dipublikasikan dalam artikel ini selama sebulan. Setelah lebih dari sebulan, maka puisi akan disimpan di artikel puisi sesuai masing-masing kategory. Misalnya kamu membuat puisi tentang rindu, maka akan disimpan dalam puisi rindu, sebagai update puisi terbaru. Kalau kamu bikin puisi romantis, maka akan saya simpan dalam artikel puisi romantis.



Khusus untuk kamu yang mengirimkan banyak puisi, akan saya buat postingan khusus dengan judul "kumpulan puisi karya "nama kamu". Hmmmhhh... mantabs kan???  Okelah kalo begitu, ini dia, puisi yang sudah terkumpul selama dua hari (akan terus saya tambahkan setiap ada puisi yg masuk).



Maaf Aku

oleh: Ivan Sony



 teringat senggal kata-kata

terhanyut alur angin malam

menangis aku membacanya



tapi tak sempat aku tuk membalasnya



rasa salah menghampiri kalbu

aku coba tulis dengan tinta rindu

semoga tak terhapus oleh emosi



 sepi sunyi terbalut

menjadi satu bingkisan



yang aku kirim lewat syair cinta...

sampaikanlah ma'afku padanya





Rinduku

oleh: Stupid girl



Hujan. . . .tahu kah kamu? ?

Aku merindukannya. . .

Rindu tawanya. . .

Rindu candanya. . .

Dia selalu menari indah dalam ingatanku. . .

Dia selalu hadir di tidur lelapku. . .

Orang yang membunuh semua harapanku. . .

Tak pernah mampu kuhapus dia dari dinding hatiku. . .

Panah yang telah melukaiku. . .

Tak pernah mampu melawan dewa cinta yang dia persembahkan dulu. . .

Wahai hujan. . .

Sampaikan salam rinduku untuknya. . .





Cinta Tulus

oleh: Tari



hari-hari terasa begitu indah

saat dirimu ada sisampingku

hujan,panas mentari tak dapat menerpaku saat kau ada dalam pikiranku

kasih,dan cintaku begitu tulus padamu

hingga tak dapat aku kuasai diri ini

dirimu bagaikan rembulan malamku

menghangatkan diri ini dari dingin

dirimu bagai bintang dalam malamku

merangi dalam tiap langkah kakiku

tak ingin rasanya aku jauh darimu

karena sebagian hidupku

sudah menjadi milikmu seutuhnya





Jangan menyerah

oleh: Annisa Suciani



Hilangnya arah

Disaat aku sedang melangkah

gelisah dan resah

Merasa hidup selalu salah dan serba salah

Aku begitu lelah,,

Menghadapi banyak masalah..

Namun.. apakah Tuhan akan marah

bila aku menyerah..?



   Maafkan aku tuhan...



Mungkin aku harus tabah

Hadapi semua masalah..

Akan ku awali segala sesuatu dengan basmalah...

Agar aku tidak salah melangkah

  Semoga hidup terasa cerah juga terarah...

Jangan menyerah...





MENCARI ADAMU

 oleh: Intan



Aku berjalan menembus malam

Mencari bayang-bayangmu

Menyusuri jejak yg menyimpan kenangan

Kekasih yg telah hilang



Kemana cintamu pergi berlari?

Dimana hangat kerinduan kau sembunyikan?



Aku rindu sayang!

Aku rindu dan sangat!



Taukah kamu?

Aku disini tergeletak pasrah

Darahku seolah beku

Bayang-bayang wajahmu selalu menghantuiku

masihkah mungkin kau mengingatku?

Dan kembali mengulangi ikrar kita berdua



Aku disini menangis tak bertepi

Tak ada pantai

Tak ada ombak dan badai



Antara ada dan tiada



Aku terlepas hanya melepas mencari adamu

Tak sekalipun aku berniat melupakan dan melesatkan kecintaanku padamu kekasih

Dan kepadamulah semua aku persembahkan



Satu kalimat yg tak pernah bisa hiang dari hatiku

"DEMI TUHAN AKU MASIH MENCINTAIMU"





Hambar

oleh: Astrid Yusara





Aku tersenyum

Padahal hati ini menangis

Aku tertawa

Padahal hati terkoyak



Aku ngin berteriak

Aku ingin mengerang

Sekuat-kuatnya, sepuas-puasnya

Namun tak bisa



Ku hanya menangis dalam hati

Ku hanya berteriak dalam hati

Mengutuki diri sendiri

Yang hanya bisa menyesali



Tawaku pun terasa hambar

Senyumku berasa kosong

Namun kesedihan ini tak tersirat

Tertutupi senyum manis nan palsu



Orang berlalu lalang dengan biasa

Tak sadar akan kesedihan yang kurasa

Rasa ini telah menggerogoti hatiku

Menjadi kosong





Karena Cinta

oleh: Deswita



Cinta hadirkan keceriaan ku

membuat hidupku penuh warna

cinta yang selalu menemani

disetiap kesunyian ku



tanpa cinta

tiada cahaya dihidupku

bagai langit malam

tanpa kehadiran sang rembulan

kelam...

Mencekam...



Tanpa cinta

hari-hariku suram

bagai gelapnya malam

tanpa hiasan sang bintang



hidup terasa hampa tanpa cinta

karna cintalah yang selalu setia

menemani disetiap detik waktuku



tetapi cinta juga yang membuatku menangis

membuatku terluka

sampai akhirnya

ku kecewa





SAJAK CINTA

(kepada Labila)

Oleh: Jun Noenggara



Cinta akan selalu terbaca

di  lembar-lembar buku harian

yang kau simpan jauh di lubuk hati

yang terdalam

indah terukir pesan

walau tak tersurat

Di matamu



Cinta akan selalu terdengar

nyanyiannya yang syahdu

di gemericiknya rintik hujan

di alunan riak ombak

walau tak terucap

Di hatimu



Cinta akan selalu terasa

sentuhannya yang mesra

di desiran angin

di lembar-lembar hijau daun

di lembah-lembah dusun-dusun

di birunya puncak gunung

yang berselimut kabut lembut

dilambungkan angan-angan

walau kau tak ada

Di sisiku



Di sini, di taman ini

Nun, jauh di ruang dan waktu yang membentang

Kulihat bunga-bunga bergoyang

serempak menari kasmaran

Ikan-ikan di kolam saling berkejaran

bermain dan berkasih-kasihan

Dan nyanyian riang burung-burung

saling bersahutan

Berpagutan di dahan-dahan

penuh kemesraan

Luruh dalam keindahan

Luruh dalam keindahan

Dan aku

tersenyum sendirian

Mencoba membaca tanda-tanda alam

dan memahami tanda-tanda cinta yang kau kemas

dengan manis dalam kebisuan tak terbatas





Sajak Untuk Kawan

oleh: Amin



Isi Puisi: andai perpisahan ini adalah sebuah mimpi

gerimis takkan mengundang

untuk mata ini menetes air mata pilu

sayang gerimis telah mengundang

dan air mata pilupun tak terbendung

pertanda perpisahan ini sebuah kenyataan

walaupun perpisahan ini bukanlah mimpi

aku hanya bisa berdo'a dan berharap pada ilahi robbi



dalam do'a ku berharap

“ya Allah jangan kau pisahkan kami karena perpisahan ini

tetaplah kau jaga silaturahmi kami semua”

hanya itu yang ku mampu saat ini

yakinlah Allah takkan memisahkan kita karena perpisahan ini

untukmu sobat kurangkai kata ini dan kujadikan sebait puisi

dengan bait puisi ini ku ingin ucapkan



inikah yang terbaik yang Allah berikan?

Inikah bingkisan terindah untuk kita semua?

Jika memang ini bingkisan terindah untuk kita

ku hanya bisa berharap ini bukanlah akhir segalanya

ku berharap ini awal untuk kita menapaki masa depan





You Are The Spirit In My Life

oleh: Hera



Kala ku sendiri di tengah sepi

Hatiku seakan tiada arti dan tak bertepi

Tak ada lagi sahabat sejati

Karena Kau telah mambawanya pergi



Langkahku seakan tertahan

Oleh suatu penyesalan dan kesedihan

Dimana saat hembusan nafas terakhirmu

Tiada kata yang dapat kuucap



Kini hanya bayang-bayangmu

Yang menemaniku arungi hidup

Untukmu Sahabat yang telah pergi

You are the Ray in My Life

And You always in my Heart.....





Waktu

oleh: Liza



Waktu adalah sebuah hitungan yang selalu berganti.

Waktu juga bisa memisahkan kita dari seseorang yang kita kasihi.

Tapi waktu jualah yang bisa mempertemukan kita

dengan seseorang yang kita belum sadari dalam hidup kita.

Kadang waktu itu mempermainkan kita

dengan hitungannya yang terkadang membuat kita gundah dan gelisah.

Waktu juga terkadang kejam kepada kita dan terkadang baik pada kita pula.



Setiap waktu bisa merubah nasib seseorang.

Waktu bagaikan roda-roda yang berputar.

Kadang kita di atas dan kadang pula kita berada di bawah.

Tapi ingatlah sekejamnya waktu dan sebaiknya waktu pada kita,

waktu adalah ciptaan TUHAN

yang selalu mengingatkan kita pada hari akhir yang belum tahu kapan waktunya.



"Berubahlah engkau sebelum waktu berubah mu dengan seenaknya."



 

Karena Cinta Punya Hati


oleh: Megatri Serang



manusia terlahir dari cinta,

tumbuh bersama cinta,

hidup dengan cinta,

ada cinta dalam nafasnya....

tapi,

cinta membuat mereka jerah,

jenuh menanti cinta,

lelah menjaga cintanya.......

meski begitu,

cinta tak pernah bosan,

cinta tak pernah menyerah,

ia tetap disini,

hadir temani kita.........

jangan salahkan cinta,

jika kau kecewa,

bila kau terluka,

saat kau menangis........

karena jika begitu,

cinta akan pergi,

takkan kembali ke hatimu.....

karena "hati" punya "cinta"

dan "cinta" punya "hati"......





Pulanglah Ibu

oleh: Laili Nurul H.



Tubuhmu kaku,

matamu kaku,

mulutmu membisu

napasmu terhenti sudah



Aku tahu

ibu telah pergi ke alam sana

yang tak pernah ada dalam bayanganku,

juga ku dengar bisikan



Oh ibu

tak lama ibu telah terkubur ditanah merah

hanya sendiri

dukaku ibu pasti tau menjalar sekujur tubuh

biarlah ibu pulanglah dengan tenang

No comments:

Post a Comment

Grab this Widget ~ Blogger Accessories
free counters
 
bottom